Abud Sex Shop
Abud baru aja buka cabang sex shop.
Suatu hari si Ririn datang ke sex Shop Abud, mo liat liat sex toy.
Setelah lama berkeliling di dalam Sex Shop Abud,
si Ririn dengan mantap memilih salah satu barang di situ…
Ririn : Saya mau beli yang itu! Saya cocok dengan warna & ukurannya. Berapa harganya?
Abud : Yang mana bu?
Ririn : Itu yang merah, yang kamu pajang di dinding. Berapa harganya?
Abud : Maaf bu, itu tidak dijual.
Ririn : Loh…kenapa kok nggak dijual?
Abud : Karena itu bukan sex toy, bu.
Ririn : Bukan sex toy? lalu apa?
Abud : Itu alat pemadam kebakaran….
Rin emang lugu .. “lucu dan gu*****”
Telat Rapat
Rekan: “Maaf saya terlambat. Saya terjebak di dalam lift selama 4
jam karena listrik padam.”
ririn: “Tidak apa-apa, saya juga terjebak di eskalator selama 3
jam…”
Pelajaran Mengeja
Anaak ririn : “Ma, bagaimana ejaan kata “successful”? Dengan satu
c atau dua c?”
Ririn : “Beri saja tiga agar yakin.”
Ke Bioskop
Teman: “Mengapa kamu mengajak 18 teman menonton bioskop?”
Ririn : “Karena di bawah 18 tidak boleh.”
Membeli TV
Ririn : “Apakah ada TV warna?”
Penjual: “Ya!”
Ririn : “Saya beli yang hijau.”
Membeli Termos
Ririn : “Barang apakah ini?”
Penjual: “Ini adalah termos.”
Ririn : “Untuk apa itu?”
Penjual: “Membuat yang panas tetap panas, yang dingin tetap
dingin.”
Ririn : “Ha, ha. Saya akan beli.”
Besoknya Ririn ke kantor dengan membawa termos.
Bos: “Mengapa Anda membawa termos?”
Ririn : “Karena membuat yang panas tetap panas, yang dingin tetap
dingin.”
Bos: “Anda isi apa?”
Ririn : “Dua gelas kopi dan secangkir es krim.”
Komputer
Ririn : membeli komputer baru dan menggunakannya. Ketika ia
menemui kesulitan, ia memutuskan untuk menekan tombol “Help”.
Tak lama kemudian ia menjadi bingung dan menelpon toko komputer.
Ririn : “Saya menekan tombol F1 untuk meminta bantuan, tetapi
sudah setengah jam tidak ada juga orang datang membantu saya.”
Ke Dokter
Ririn datang ke dokter dengan kedua telinganya luka terbakar.
Dokter: “Apa yang terjadi?”
Ririn: “Saya sedang menyeterika dan telepon berdering, saya salah
mengambil gagang telepon, tidak sengaja saya mengangkat seterika
dan menempelkannya di telinga saya.”
Dokter: “Wah wah! Tetapi apa yang terjadi dengan telinga Anda
yang satu lagi?”
Ririn: “Teman saya yang goblok itu menelepon lagi!”
Jigsaw Puzzle
Setelah berhasil menyusun suatu jigsaw puzzle dengan bangga ia
memperlihatkan pada temannya.
Ririn: “Saya hanya memerlukan 5 bulan untuk menyusunnya.”
Teman: “Mengapa begitu lama?”
Ririn: “Lama? Lihat ini dikotaknya tertulis ‘Untuk 4-7 tahun’.”
Tumor Otak
Dokter: “Dengan menyesal harus saya katakan pada Anda bahwa
Anda terkena tumor di otak.”
Ririn: “Horee!!!”
Dokter: “Anda mengerti maksud saya, bukan?”
Ririn: “Tentu saja, apakah Anda kira saya bodoh?”
Dokter: “Mengapa Anda begitu gembira?”
Ririn: “Karena itu membuktikan bahwa saya mempunyai otak.”
Di Sekolah
Guru: “Berapakah 5 ditambah 4?”
Ririn: “9.”
Guru: “Berapakah 4 ditambah 5?”
Ririn: “He, he, Anda mau menjebak saya, Anda hanya membalik
hitungannya, jawabnya 6!!”
Di Apotik
Ririn: “Saya ingin membeli vitamin untuk cucu saya.”
Karyawan: “Vitamin apa, A, B atau C?
Ririn: “Apa saja, cucu saya belum bisa membaca!”
Nomor PIN
Ririn sedang di belakang orang yang mengantri di ATM.
Orang: “Apa yang kamu lihat?”
Ririn: “Saya tahu nomor PIN Anda, hee, hee…”
Orang: “OK, berapakah nomor PIN saya?”
Ririn: “Empat buah asterisk (*).”
Kaset Video
Teman: “Bagaimana dengan kaset video yang Anda pinjam dari saya
kemarin? Bagus?”
Ririn: “Apanya yang bagus, tadinya saya kira itu sebuah film horor.
Ternyata tidak ada gambarnya.”
Teman: “Apa judul film itu?”
Ririn: “Head Cleaner.”
Ibu Ririn meninggal
Ririn (menangis): “Dokter bilang, ibu saya meninggal.”
Teman: “Saya ikut berduka cita, sahabatku.”
Dua menit kemudian Ririn menangis lagi bahkan lebih keras.
Teman: “Ada apa lagi?”
Ririn: “Kakak saya baru menelepon, ibunya juga meninggal!”
hehehe..
rin rin emang lugu ..
Maju Ajalah
Xbugx adalah direktur di sebuah Perusahaan “MAJU AJALAH”
yang memproduksi tempe. Dan Noodle adalah sekretaris Pribadi
Xbugx.
Seorang sekretaris nan cantik tersebut, ditugaskan oleh
bosnya untuk menemani seorang raja minyak dr Arab bernama
Abud,
dia klien penting bagi perusahaannya.
Saat sekretaris dan Raja minyak bertemu
Abud : Wauw … ente cuantik sekali.
Noodle : Ah masa pak.
Abud : Ane pengen ente jd bidadari di rumah ane alias istri.
Tentu saja sekretaris itu terkejut namun ia teringat perintah
bosnya
(Xbugx)untuk tidak mengecewakan kliennya itu dalam bentuk
apapun.
Karena itu, ia memikirkan cara untuk menolak ajakannya dengan
halus.
Noodle : “Baiklah, aku akan menikah denganmu dengan 3 syarat.
Pertama, aku mau cincin kawin berlian 75 karat bertahtakan intan
bermahkota tiga 200 karat.”
Abud pun terdiamr sejenak dan kemudian mengangguk, “Ok, ok ana
belikan, ana belikan”
Menyadari keadaan ini, si wanita kembali memikirkan syarat yang
lebih susah.
Noodle : “OK, kedua, aku mau kamu buatkan istana di New York
berkamar
100 dan sebagai rumah peristirahatan, aku mau vila di tengah kota
Paris dengan 200 orang pelayan, 10 Ferarri dan 5 pesawat jet
pribadi.”
Abud pun kembali terdiam, lalu mengambil hand-phonenya dan
mengontak sana sini.
Abud : “Ok, ok, ana fuatkan, ana Buatkan”
Noodle : “Gawat !”, pikir si sekretaris.
Dengan peluh sebesar kacang kedelai, ia kembali memikirkan syarat
terakhir.
Akhirnya, ia merasa mendapatkan syarat yang nyaris mustahil bisa
dikabulkan oleh si raja ini.
Noodle : (Sambil mengedipkan mata) “Oh, baiklah. Ini yang terakhir.
Aku suka sekali dengan seks dan karenanya aku mau laki-laki yg
menjadi suamiku mempunyai penis sepanjang 30 cm.”
Abud : tampak kaget dan kecewa sekali dengan syarat terakhir ini.
Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan sambil sesenggukan.
Akhirnya, sambil mengusap air mata dan menatap wanita itu dengan
sedih, ia berkata,
……
……
……
……
……
……
……
“Ok, ok, ana fotong, ana fotong deh”
__________________
Cewe Mungil
..TERSENYUMLAH… ^_^
Cah Ayu yang lugu
Suatu Hari seorang gadis lugu bernama Cah Ayu baru pulang dari
sekolah dengan wajah yang bingung.
Lalu dia bicara dgn ibunya.
Cah Ayu : “Bu kok tadi di sekolah teman-teman laki ngeliatin kolong
meja
tempat Cah Ayu duduk, kenapa ya ?”
Ibu : “Biasanya sich anak laki-laki kalau ngeliatin kolong meja yang
didudukin anak perempuan mungkin mereka ngintipin celana dalam
kamu.”
Cah Ayu : “Ngintipin celana dalam? Waaah untung Cah Ayu tadi lupa
pake celana dalam Bu.”
Ibu : “?????????”
__________________
” A friend is someone who understands you past, believes in your
future and accepts you today the way you are”